Halaman 10



Gelar Operasi Pekat, Polsek Ukui Sita Miras dan Tuak


Laporan: M Said, Pelalawan

POLSEK Ukui berhasil menyita balasan botol minuman keras (miras) dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang berlangsung  Selasa (20/12) malam.

Operasi Pekat dengan berpatroli di sejumlah titik rawan di Kecamatan Ukui tersebut langsung dipimpin Kapolsek Ukui, Iptu Markus T Sinaga didampingi Ps Kanit Intelkam Aipda D Sihombing bersama personel UKL II Polsek Ukui.

Personel Polsek Ukui mulai berpatroli sekitar pukul 21.30 WIB dengan mendatangi Warung Makan Nilam Sari, di Jalan Lintas Timur, Desa Ukui Dua, Kecamatan Ukui dan gerai makanan milik Gino di jalur lintas timur, Kelurahan Ukui. 

Selanjutnya polisi mendatangi warung tuak di Jalan lintas timur, Kelurahan Ukui.

Polisi menemukan adanya pengunjung warung yang sedang minum tuak dan langsung dilakukan pemeriksaan identitas dan pengeledahan.

Dari pemeriksaan ditemukan 12 botol miras merek Anggur Merah, dan satu botol merek Beer. Juga disita tiga liter tuak. Minuman beralkohol tersebut selanjuat diamankan ke Polsek Ukui.

Sementara pengunjung yang kedapatan minum, diberi imbauan agar tetap menjaga kamtibmas dan diminta membubarkan diri. Operasi berakhir pukul 23.30 WIB.

Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur M Tariq melalui Kasi Humas, AKP Edy Haryanto menuturkan bahwa kegiatan patroli digelar guna antisipasi atau meminimalisir penyakit masyarakat seperti perjudian, miras prostitusi, dan narkoba.

“Demi menciptakan kamtibmas yang kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru 2023, Polres Pelalawan beserta jajaran Polsek terus melakukan operasi Pekat,” ujar Kasi Humas =MX11


=================




500 Personel Satpol PP Pekanbaru Dinyatakan Bebas Narkoba



PEKANBARU— Sebanyak 500 personel Satpol PP Kota Pekanbaru non ASN telah rampung menjalani tes urine. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan hasil negatif dari narkoba. 

Tes urine dilakukan di Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Selasa (20/12) kemarin. Tenaga medis dari Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru dilibatkan dalam pelaksanaannya. 

Kasatpol PP Kota Pekanbaru Iwan Simatupang mengatakan, anak buahnya tersebut menjalani tes urine secara bergantian. 

“Kemarin itu ada 500 tenaga kerja non ASN yang ikut dalam tes urine. Dan hasilnya semua negatif,” kata Iwan Simatupang, Rabu (21/12).

Ia menuturkan hasil tes urine ini digunakan sebagai salah satu syarat dalam perpanjangan kontrak kerja. Nantinya mereka bakal menandatangani kontrak kerja untuk tahun 2023.

“Pelaksanaannya berjalan lancar. Pelaksanaan dibantu oleh tenaga medis dari RSD Madani juga,” terang Iwan. 

Sebelumnya, Iwan Simatupang mengatakan tes urine merupakan bagian dari syarat dalam perpanjangan kontrak. Mereka semua wajib mengikuti tes urine. 

“Jadi kita membuat pembaharuan sedikit. Supaya ada peningkatan kapasitas tenaga non ASN. Supaya mereka itu bersih dan terbebas dari narkoba,” jelasnya. 

Menurutnya, untuk persyaratannya adalah tenaga non PNS ini diminta untuk melampirkan surat keterangan bebas narkoba dari rumah sakit. Namun kebetulan saat ini dikolektifkan penyelenggaraannya di Kantor Walikota Tenayan Raya.

“Karena kita juga ada rumah sakit Madani yang punya Pemko Pekanbaru yang siap melayani, makanya dikolektifkan. Nanti PAD nya masuk ke pemko juga. Untuk tarif yang dikenakan juga resmi,” ungkapnya. 

Jika ada yang positif, pihaknya akan terlebih dahulu melaporkan kepada Pj Walikota untuk tindak lanjutnya seperti apa. Karena memang untuk penandatanganan kontraknya itu juga masih di awal Januari, jadi persiapan untuk itu. MX9