Halaman 6


SDN 006 Tanjung Sum Pelalawan Terbakar


Laporan M Said, Pelalawan

SEKOLAH  Dasar (SD) 006 Negeri Tanjung Sum, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan terbakar, Senin (19/12) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. 
    Akibat kebakaran tersebut ruang pustaka ludes dilalap api beserta isinya. Beruntung, dalam musibah kebakaran sekolah itu tidak ada korban jiwa.
    Sejak kebakaran mulai diketahui, upaya pemadaman telah dilakukan oleh warga dengan mengunakan alat seadanya dan dibantu tiga unit mesin robin.
    Namun karena kondisi cuaca dengan angin kencang, menyulitkan api dipadamkan seketika. Apalagi api telah menjalar ke seluruh ruangan pustaka yang berisi buku. 
    Warga terus berjibaku melumpihkan api, untuk mencegah api tidak menjalar ke ruang kelas dan kantor guru yang berada kedua sisi ruang pustaka tersebut.
    Kobaran api baru dapat dikuasai sekitar pukul 07.00 WIB, dan dipadamkan. Ruang pustaka SDN 006 terlihat rata dengan tanah.
    Pihak kepolisian baru datang ke TKP setelah api dapat dipadamkan. Personel Polsek Kuala Kampar yang mendapat laporan segera turun ke lokasi dipimpin Kanit Reskrim, Aipda Irfan M Lubis. Petugas kemudian memasang polis line dan melakukan penyelidikan.
    Kendati demikian, aktifitas belajar mengajar di SDN 006 bisa berjalan normal dan seperti biasa. Kebakaran hanya melalap ruang pustaka, tidak sampai menjalar ke ruang kelas lainnya. 
    Kapolsek Kuala Kampar AKP Hanova Siagian dikonfirmasi untuk peristiwa itu membenarkan adanya kebakaran SDN 006 Tanjung Sum tersebut.
    “Dugaan kebakaran akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dan kerugian belum dapat ditaksir,” ujar AKP Hanova.=MX11




ada foto

Empat Pos Pengamanan Nataru Disapkan di Kampar



BANGKINANG - Untuk mengoptimalisasikan keamanan arus mudik dalam menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru)  Pemerintah Kabupaten Kampar beserta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) TNI dan Polri akan mempersiapkan empat pos pengamanan yang sejumlah titik. 
    Dalam rapat kordinasi persiapan menghadapi Nataru yang digelar di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar dijelaskan, pos pengamanan yang akan dibangun disebar di beberapa lokasi.
    "Di antaranya posko pengamanan di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau yang terletak di Kecamatan XIII koto Kampar. Kemudian satu pos di Kecamatan Tapung, dan satu pos di Lapangan Merdeka Bangkinang. Selanjutnya pos pengamanan di Kecamatan Siak Hulu dan perbatasan antara Kota Pekanbaru di Kecamatan Tambang," papar Drs. Yusri yang mewakili Pj Bupati Kampar dalam rakor tersebut, Selasa (20/12).  
    Dalam arahannya Sekda mengatakan bahwa untuk mengantisipasi arus mudik Nataru, pemerintah daerah perlu mengambil langkah-langkah untuk mengurai apabila tejadi kemacetan yang akan terjadi. 
    Selain itu Yusri menyampaikan dalam pos pengamanan Nataru, juga akan terdapat pos layanan kesehatan dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Satuan Polisi Pamong praja di setiap pos pengamanan, Dinas Perhubungan yang berkoordinasi dengan Satlantas Polres Kampar. 
    "Untuk pembangunan pos pengamanan diharapkan dibangun dengan baik dan indah sehingga layak untuk dikunjungi masyarakat pengguna layanan pos pengamanan," saran Yusri. 
    Sementara itu terkait pengamanan dalam Natal dan Tahun Baru, Kapolres Kampar Didik Priosembodo mengimbau seluruh petugas keamanan yang tergabung dalam Operasi Lilin agar bisa bekerja dengan semaksimal mungkin. 
    Kabag SDM Polres Kampar Kompol Hendrik menyebut, bahwa pesonel yang tergabung dalam Operasi Lilin nantinya berjumlah lebih kurang sebanyak 605 personel. 
    "Tergabung dari jajaran Polres Kampar antara lain, Pam 64 personel, Pos Pam 95 personel, serta Pam Gereja 265 personel. Sementara dari Instansi terkait berjumlah 180 personel yang terdiri dari, TNI 40 personel, Dishub 40 Personil, Satpol PP 40 personel, Dinkes 40 personel, Senkom 8 Personil, PMI 4 personel, dan BPBD 8 personel," terang Hendrik. Mx13


—===================

Pengamanan Nataru di Dumai, Puluhan Rumah Ibadah Dijaga


DUMAI- Menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Polres Dumai, bersama Forkopimda serta tokoh adat, agama dan masyarakat menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pengamanan Natal 2022 dan Tahun baru 2023 di Polres Dumai, Selasa (20/12). 
    Dalam rakor tersebut yang dipimpin Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto itu terlihat hadir Wali Kota Dumai, Paisal serta tamu undangan lainnya.
    Kapolres Dumai, AKBP Nurhadi Ismanto mengungkapkan, untuk libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 yang akan dilaksanakan selama 11 hari mulai 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023, pihaknya akan melakukan pengamanan di 78 gereja dan enam gereja besar di Kota Dumai, melalui Operasi Lilin Lancang Kuning.
    “Untuk pengamanan ibadah Natal kita akan terjunkan sekitar 200 anggota dan nantinya dibantu oleh TNI dan juga organisasi kemasyarakatan,” katanya. 
    Ia mengatakan, untuk enam gereja besar tentunya personel yang mengamankan akan lebih banyak dibantu dengan TNI serta organisasi masyarakat. 
    Tidak hanya di gereja, pihaknya juga akan melakukan pengamanan di lokasi wisata dengan mendirikan  4 pos pelayanan dan satu pos pengamanan. 
    Selain kegiatan persiapan pengamanan Natal dan Tahun baru 2023, pihaknya juga melaksanakan penandatanganan berita acara penyelesaian konflik sosial di Kota Dumai, sekaligus MoU survey kepuasan  masyarakat terhadap kinerja Polres Dumai.
    “Alhamdulillah dari delapan konflik sosial yang ada di Dumai, tujuh di antaranya sudah kita selesaikan, dan kita juga meminta kepada Pemko Dumai untuk mengisi  survey kepuasan  masyarakat terhadap kinerja Polres Dumai,” jelasnya. MX12