—Halaman 7--

ada foto

Inspektorat Bengkalis Launching BESTIE



INSPEKTORAT Kabupaten Kabupaten Bengkalis melaunching aplikasi Bengkalis Sistem Tindak Lanjut Elektronik (BESTIE) Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (21/112).
    Saat itu juga dilakukan penandatanganan pengesahan aplikasi BESTIE oleh Bupati Bengkalis, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, Kepala BPKP Riau, Inspektur Daerah Provinsi Riau, Inspektur Daerah Bengkalis dan Sekretaris Daerah Bengkalis.
    Bupati Kasmarni mengatakan, aplikasi BESTIE ini,  sebagai solusi cerdas dan praktis dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Bengkalis.
    Aplikasi ini penting untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
    “Untuk itu, apresiasi kami berikan kepada Inspektorat Kabupaten Bengkalis Kami minta aplikasi ini benar-benar difungsikan sebagai sarana dalam melakukan percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan APIP pada Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” tuturnya.
    Saat itu sekaligus dilakukana Gelar Pengawasan Daerah dan Pemutakhiran Data Tindakan Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Bengkalis tahun 2022.
    Kasmarni menyampaikan bahwa pentingnya kegiatan Gelar Pengawasan Daerah Serta Pemutakhiran Data TLHP, merupakan agenda pengawasan yang menjadi salah satu instrumen untuk mengukur tingkat kinerja perangkat daerah. Yakni dalam rangka percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau dan APIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
    “Untuk itu kami juga menyambut baik dan apresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Bengkalis telah melakukan kegiatan ini, dalam upaya untuk mengawal serta menilai sejauh mana efektivitas pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,”ujarnya.
    Lanjut Bupati, pengawasan menjadi salah satu kunci suksesnya, dalam memberikan keyakinan yang memadai, pemberi peringatan dini dalam efektifitas manajemen risiko serta memelihara dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan.
    Sementara itu Inspektur H. Radius Akima dalam sambutannya mengatakan, dengan penerapan aplikasi  BESTIE, diharapkan perangkat daerah serta entitas lainnya dapat dengan mudah mengakses informasi. Di mana informasi yang berkaitan dengan rekomendasi hasil pemeriksaan, serta persentase penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan APIP dapat meningkatkan dan semoga bermanfaat.
       “Kami Inspektorat Kabupaten Bengkalis terus melaksanakan pengawasan intern sedini mungkin serta memperluas peran pengawasan dengan menitikberatkan pada fungsi penjaminan  mutu, fungsi konsultasi serta edukasi terkait perkembangan peraturan yang berlaku. Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Bengkalis Kasmarni,” ujarnya.
    Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Riau Fauqi Achmad Kharir, Inspektur Daerah Provinsi Riau Sigit Juli Hendriawan, Sekretaris Daerah Bengkalis H. Bustami HY, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator dilingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Direktur RSUD Mandau, Direktur RSUD Bengkalis dan Direktur PDAM Bengkalis dan camat se- Kabupaten Bengkalis.
=mx18


=====================================


ada foto


Pemkab Bengkalis Taja Pengawasan TLHP



BENGKALIS -- Sebagai upaya untuk mewujudkan good governance dan clean government, Inspektorat Kabupaten Bengkalis menggelar pengawasan daerah dan pemutakhiran data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP), Rabu (21/12) di ballroom Hotel Premiere Pekanbaru.
    Pelayanan publik menjadi salah satu ujung tombak dan harus mampu menjadi jembatan agar jalan pemerintahan menjadi efisien, efektif dan inovatif.
    "Untuk mengawal serta menilai sejauh mana efektivitas pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, pengawasan menjadi salah satu kunci suksesnya dalam memberikan pelayanan yang memadai,” kata Bupati Kasmarni.
    Kasmarni mengatakan, dalam konteks reformasi birokrasi peran pengawasan menjadi sangat penting dalam mengakselerasikan perubahan melalui program bertanggung jawab agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bersih dan bebas korupsi.
    “Melalu tema yang dilaksanakan kegiatan hari ini yakni kiat dan strategi percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan APIP pada Pemerintah Kabupaten Bengkalis diharapkan dapat mempererat dalam persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan misi Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah Maju dan Sejahtera,” sebut bupati.
    Pada kesempatan itu Bupati Kasmarni menegaskan untuk selalu mendorong perubahan paradigma pengawasan internal dan melakukan pengawasan sedini mungkin dalm memperluas persatuan peran pengawasan.

“Kami berpesan kepada seluruh perangkat daerah untuk selalu menyelenggarakan kegiatan pengendalian atas keseluruhan kegiatan yang dimulai dari perencanaan, pengawasan, pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban,” kata Bupati Kasmarni yang juga mantan Camat Pinggir ini.

Bupati Kasmarni mengingatkan untuk selalu melakukan koordinasi dan konsultasi dengan APIP jika menemukan masalah yang berarti dan terus melakukan menindaklanjuti hasil pemeriksaan dengan langkah-langkah konkrit.=mx18




Puluhan Perangkat RT/RW Datangi Polres Rohil



ROHIL— Puluhan perangkat RT dan RW se-Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko melakukan kunjungan ke Mapolres Rokan Hilir (Rohil), Selasa (20/12).
    Kunjungan silaturahmi tersebut diterima Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto didampingi Waka Polres Kompol Franky Tambunan dan sejumlah pejabat Polres.
    Kapolres AKBP Andrian menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran perangkat RT/RW yang jauh-jauh datang dan bersedia meluangkan waktu ke Polres Rohil dalam rangka silaturahmi demi mewujudkan harkamtibmas bersama.
    "Saya berharap kepada ketua RT/RW untuk berperan aktif dalam setiap permasalahan warga. Baik di lingkungannya maupun saat pendampingan warganya untuk mediasi penyelesaian laporan atau pengaduan di Polsek," ucap Kapolres.
    Ia menyebutkan, peran dari aparatur RT/RW sangat penting karena mereka bersinggungan langsung dengan masyarakat dan mengerti persoalan di lapangan.
    Pada kesempatan yang sama, perwakilan RW, Bela, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres dan jajarannya telah menerima kehadiran mereka.
    "Semoga dengan pertemuan tatap muka kami di sini, tali silaturahmi antara pihak kepolisian khususnya dengan RT dan RW serta warga masyarakat bisa sinergitas dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, katanya.(
=mx/rpg